ketika hampa adalah sebuah tujuan
dan nihil adalah satu satunya harapan. . .
adalah ketika aku dikhianati dan ditinggalkan. . .
adalah ketika semua kata yang ada adalah " jangan"
telinga ini pun tuli dan bisu.. ..
sendiri diantara tangis dan tawa bahagia seseorang ...
banyak bicara tanpa satu pun jejak bahasa dan bahasa diam ternyata jauh lebih indah.
lebih peka. . . lebih tajam. . .
Hhmmmm. . . .
andai renkarnasi itu memang benar ada, aku hanya ingin menjadi anjink yang cuma tau makan dan tidur. . .
akan kuluhur semua tutur dengan air liur agar mengkilap dan menjadi indah. . .
akan ku sumpahsemua menjadi gundukan sampa, agar semua menjadi jelas . .
tanpa batasan. . .tanpa alasan. ..
sampai tanganku mampu terbentang, kepalaku terlentang dan senyum mengambang tawa lepas
hingga kuyakini semua ketidakyakinanku
aku tidak gila ini hanya dunia sendiri diam antara tangis dan tawa dunia yang indah diantara derita
dan derita yang menyelamatkan nyawaku
ini adalah tulisan hatiku luapan kemarahan dan kegelisahanku dan tidak ada pilihan lain
aku akan terus sendiri tercampak dan menjadi asing
sebelum aku berhasil melawan untuk mengalahkannya. . .
dan aku menjadi yakin dalam ketidakyakinanku. . . . semoga saja. . .
Komentar
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan pesan anda :)