biru yang mulai kelabu
Membuat raut wajahnya memudar
Tengadahlah sedikit kearah langit
Hitam memang menang menyerang terang
Mentari yang memutarkan sinar-sinar cahaya
Bersama teriknya sang mawar yang kekar
Birunya arakan awan melambai perlahan
Bisikan kata-kata kepadaku
Merayulah pada rembulan
Kala malam yang enggan mengumpulkan awan
Terhapus habis pada ceraunya ombak
Terkikis hilang bak raga terhempas jiwa
Jangan kau bersedih
Jangan kau menangis
Mataharikan segera kembali
Bersama biru yang dulu kalabu
Membuat raut wajahnya memudar
Tengadahlah sedikit kearah langit
Hitam memang menang menyerang terang
Mentari yang memutarkan sinar-sinar cahaya
Bersama teriknya sang mawar yang kekar
Birunya arakan awan melambai perlahan
Bisikan kata-kata kepadaku
Merayulah pada rembulan
Kala malam yang enggan mengumpulkan awan
Terhapus habis pada ceraunya ombak
Terkikis hilang bak raga terhempas jiwa
Jangan kau bersedih
Jangan kau menangis
Mataharikan segera kembali
Bersama biru yang dulu kalabu
Komentar
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan pesan anda :)